Di Surabaya Polisi Razia Motor Pakai Knalpot Brong Jelang Tahun Baru

Agen Casino

Di Surabaya Polisi Razia Motor Pakai Knalpot Brong Jelang Tahun Baru – Mendekati Hari Natal 2017 serta perayaan perubahan th. baru 2018 kendaraan roda dua ataupun empat yang melintas di perempatan Jalan Raya Ngagel serta Bung Tomo, Surabaya, dirazia polisi. Akhirnya, sejumlah 150 kendaraan terserang operasi. Tapi, rata-rata kendaraan yang tidak mematuhi, terserang aksi dari Satlantas Polrestabes Surabaya itu semakin banyak roda dua.

Karena, kendaraannya tidak cocok dengan baku dari dealer atau sementara keluar saat kali pertama keluar dari pabrik, seperti motor yang telah dimodifikasi, yaitu dengan ganti knalpot brong.

” Operasi yang di gelar ini untuk menertibkan kendaraan mendekati perayaan hari natal serta perayaan th. baru. Seperti ganti knalpot brong, baik itu kendaraan roda dua ataupun empat, ” kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia, Senin (11/12) .

Penertiban pada kendaraan, terlebih knalpot brong itu dikira mengganggu serta menggelisahkan orang-orang. Karena, knalpot yang dipasang, diperlukan di kendaraan itu bikin bising sementara di jalan. Jadi pentingnya ditertibkan, serta penindakan pada beberapa pelanggar kendaraan tidak cocok dengan baku. Diluar itu, bila pengendara yg tidak membawa kelengkapan surat kendaraan juga ditindak.

” Jadi yang tidak mematuhi, motornya memanfaatkan knalpot brong sangat terpaksa diamankan, dibawah ke kantor polisi. Nanti, andaikata di ambil, jadi pelanggar itu mesti membawa knalpot aslinya, lalu knalpot brong itu ditukar dengan yang asli sesuai sama baku keluaran dari dealer atau pabrik, ” papar dia.

Selain knalpot brong, polisi juga merazia roda kendaraan yang tidak cocok baku, seperti ganti ban motor yang dinilai olek kepolisian bisa punya harapan alami kecelakaan.

” Operasi penertiban pada kendaraan mendekati hari natal serta th. baru itu tidak cuma sekarang ini saja. Tetapi, juga akan dikerjakan sehari-hari, kendati nanti telah lewat dari hari natal ataupun perubahan th. baru, ” tukasnya.