Home / Berita Umum / Mahasiswa Pecinta Alam UMP Meninggal Dunia Karena Cuaca Ektrem

Mahasiswa Pecinta Alam UMP Meninggal Dunia Karena Cuaca Ektrem

Mahasiswa Pecinta Alam UMP Meninggal Dunia Karena Cuaca Ektrem – Mahasiswa penggemar alam Kampus Muhammadiyah Palembang, Firdaus (19) wafat. Menurut panitia, Firdaus meningggal sebab tidak tahan cuaca berlebihan.

“Aspek keadaan alam serta cuaca berlebihan, tetapi kita pun belumlah tahu urutan tentu. Sebab hp panitia yang turut mendaki pun belum juga aktif sebab habis dari diksar,” kata Anggota Luar Biasa (ALB), Mapala Brimpals, Firli waktu dihubungi wartawan, Rabu (6/2/2019).

Menurut Firli, keadaan kesehatan Firdaus turun mencolok sebelum hillang kesadaran serta baru didapati panitia, Senin malam (4/2). Panitia yang turut mendaki gunung langsung mengontak masyarakat ditempat untuk menolong mengevakuasi korban.

Sekalian menanti ada pertolongan, panitia telah lakukan pertolongan pertama dengan memberi oksigen sekitar dua tabung. Sebab tidak ada pergantian, panitia langsung membawa korban ke Kampung 4 supaya mendapatkan penangnan.

“Sesampainya di Kampung 4, korban ini langsung dibawa panitia ke rumah sakit umum Basmah Pagaralam. Setibanya di dalam rumah sakit korban ini disebutkan telah wafat,” tambah Firli.

Firdaus adalah mahasiswa Fakultas Hukum yang baru melakukan perkuliahan serta masuk semester 2. Ada 11 peserta yang turut pada pendidikan basic (Diksar) anggota baru Mapala Brimpals.

Bahkan juga, sebelum semua peserta Diksar ikuti rangkaian agenda kelanjutan di Gunung Dempo Pagaralam, si korban serta 10 peserta yang lain telah ikuti diksar awal di universitas.

“Keadaan semua yang turut sehat sebelum pergi. Bahkan juga waktu ikuti diksar awal, tidak ada aduan sakit apa pun dari peserta. Ada 1 orang peserta wanita yang menderita sakit asma, akan tetapi waktu kursus tidak ada aduan,” tuturnya.

“Diksar yang dibarengi 11 orang peserta serta 19 orang panitia pergi dari Universitas UMP ke Gunung Dempo pada tanggal 25 Januari. Jadi sebelum ke puncak, semua keadaan baik serta sehat,” tutup Firli.

Awal mulanya, Kepala Pos Awasi Gunung Dempo, Megian menyebutkan bila ada salah satunya mahasiswa wafat saat ikuti diksar. Mahasiswa itu ialah Firdaus.

“Benar, ada mahasiswa UMP wafat. Korban wafat cocok kembali diksar mahasiswa pencinta alam,” kata Kepala Pos Awasi Gunung Dempo Pagar Alam, Megian, waktu diminta konfirmasi.

About admin